• Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
  • Buy Now!
  • Indeks
tabloidcerdasnews

 


Mega Menu

  • Home
  • REDAKSI
  • Pendidikan
  • TNI
  • Polri
  • Kriminal
  • Fashion
    • All
    • LifeStyle
    • Sosial Media
    • Woman
    • Health & Fitness
  • Politik
    • Video
  • Lifestyle
  • Video
  • Kabar Daerah
    • Berita - KBB
    • Berita - Cimahi
    • Berita - Bandung
    • Berita - Soreang
    • Berita - Kota Cianjur
    • Berita - Kota Sukabumi
    • Berita - Kab Bekasi
    • Berita - Kab Bogor
    • Berita - Kab Ciamis
    • Berita - Kab Cianjur
    • Berita - Kab Cirebon
    • Berita - Kab Garut
    • Berita - Kab Indramayu
    • Berita - Kota Bogor
    • ChangelogNew
tabloidcerdasnews
Telusuri

Beranda Design eBay Health & Fitness Hukum Musiconic 2026 Hidupkan Skena Indie Bandung, Musik Lokal Dibidik Jadi Kekuatan Ekonomi Kreatif
Design eBay Health & Fitness Hukum

Musiconic 2026 Hidupkan Skena Indie Bandung, Musik Lokal Dibidik Jadi Kekuatan Ekonomi Kreatif

Admin : Tabloid Cerdas News
Admin : Tabloid Cerdas News
10 Okt, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

BANDUNG -TABLOID CERDAS- Musik independen bukan sekadar soal karya yang lahir di luar arus utama industri. Di balik panggung-panggung kecil, ada potensi kreativitas, jejaring komunitas, hingga peluang ekonomi yang dapat tumbuh jika mendapat ruang dan dukungan yang tepat.

Semangat itulah yang dibawa Musiconic 2026 Bandung Indie Music Appreciation (BIMA), sebuah gelaran yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung di De Majestic, Jalan Braga Nomor 1, Sabtu (10/10/2026).

Melalui panggung bertajuk Musiconic x IndieBraga Present BIMA – Bandung Indie Music Appreciation, sejumlah band independen mendapat kesempatan memperkenalkan karya sekaligus menjangkau penikmat musik yang lebih luas.

Acara dikemas dalam tiga sesi pertunjukan, yakni Laga Siang, Laga Sore, dan Laga Malam. Format ini memberi ruang bagi para penampil untuk berbagi panggung sepanjang hari, sekaligus menghadirkan beragam warna musik dari skena independen Bandung.

Namun, Musiconic 2026 tidak hanya diarahkan sebagai agenda hiburan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem musik lokal agar berkembang dari sekadar aktivitas kreatif menjadi salah satu kekuatan ekonomi kota.

Dari Panggung ke Ekosistem Industri

Bandung memiliki tradisi musik dan komunitas kreatif yang tumbuh melalui berbagai jalur, mulai dari panggung komunitas, ruang pertunjukan, hingga produksi karya secara mandiri.

Potensi tersebut membutuhkan ruang apresiasi yang berkelanjutan. Musiconic mencoba menjawab kebutuhan itu dengan menghubungkan pertunjukan, pengembangan karya, jejaring antarpelaku, dan promosi musik independen.

Pendekatan ini penting karena perjalanan musisi tidak berhenti ketika sebuah band tampil di atas panggung. Karya perlu dikenal, jejaring harus diperluas, dan peluang kolaborasi perlu dibuka agar kreativitas memiliki kesempatan berkembang secara berkelanjutan.

Melalui BIMA, Disbudpar Kota Bandung mendorong musik independen menjadi bagian dari penguatan subsektor ekonomi kreatif. Dengan demikian, potensi yang lahir dari komunitas dapat memiliki ruang lebih besar untuk bertemu dengan penonton, pelaku industri, dan berbagai peluang pengembangan lainnya.

Sembilan Penampil Ramaikan Tiga Sesi

Rangkaian Musiconic 2026 disusun dalam tiga babak pertunjukan dengan sembilan penampil yang mengisi panggung sepanjang hari.

Sesi Laga Siang dimulai pukul 12.05 WIB dengan penampilan Twonda, Thursday Evening, dan Retisalya.

Memasuki sore hari, panggung berlanjut melalui penampilan For One. Agenda Bandung Indie Music Appreciation yang dijadwalkan pukul 15.30–16.15 WIB kemudian menjadi bagian dari rangkaian, sebelum pertunjukan diteruskan oleh PlatMerah dan Sound Lust.

Sementara itu, sesi Laga Malam menghadirkan Notify, Saxirana, dan Bluetric. Seluruh rangkaian dijadwalkan berakhir pada pukul 21.00 WIB.

Pembagian sesi tersebut memberi struktur pada pertunjukan sekaligus menghadirkan kesempatan bagi berbagai band untuk memperkenalkan karakter musikal masing-masing kepada pengunjung.

Braga dan Peluang Musik Kota

Pemilihan De Majestic di kawasan Braga turut menghadirkan dimensi lain dalam penyelenggaraan Musiconic. Kawasan yang dikenal sebagai bagian dari identitas sejarah dan pariwisata Bandung itu menjadi ruang pertemuan antara aktivitas seni, budaya, dan kreativitas masa kini.

Kehadiran pertunjukan musik independen di ruang tersebut memperlihatkan bagaimana kawasan kota dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas kreatif sekaligus memperkaya pengalaman pengunjung.

Jika dikembangkan secara konsisten, kegiatan semacam ini berpotensi memperkuat hubungan antara komunitas musik, ruang pertunjukan, dan aktivitas ekonomi di sekitarnya.

Meski demikian, keberlanjutan skena musik tidak cukup bergantung pada satu acara. Diperlukan kesinambungan program, akses terhadap ruang pertunjukan, promosi karya, serta peluang kolaborasi agar musisi independen dapat terus berkembang.

Menuju Jejaring Kota Musik Kreatif 2030

Musiconic 2026 juga membawa semangat Road to Asian African Indie Cities 2030. Gagasan tersebut mengaitkan perkembangan musik independen dengan upaya memperluas jejaring antarkota kreatif.

Dalam konteks ini, musik dapat menjadi medium untuk memperkenalkan karakter Bandung, membuka peluang pertukaran karya, dan mempertemukan komunitas kreatif dari berbagai wilayah.

Tantangannya adalah bagaimana potensi lokal dapat diterjemahkan menjadi program yang berkelanjutan, bukan hanya tampil dalam agenda festival. Penguatan produksi, promosi, distribusi karya, dan jejaring profesional menjadi bagian penting dari perjalanan tersebut.

Musiconic 2026 menjadi salah satu ruang untuk mendorong proses itu. Panggung yang tersedia memberi kesempatan bagi musisi untuk tampil, sedangkan pengembangan ekosistem diharapkan membuka jalan bagi karya mereka untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Pada akhirnya, kekuatan musik independen Bandung tidak hanya terletak pada banyaknya band yang tampil, tetapi juga pada kemampuan kota menjaga ruang tumbuh bagi para kreatornya. Ketika apresiasi bertemu dengan pembinaan dan peluang ekonomi, musik lokal memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang menjadi bagian penting dari identitas sekaligus penggerak ekonomi kreatif Kota Bandung.


(Sumber bahan: Siaran Pers Diskominfo Kota Bandung, 10 Oktober 2026)

Via Design
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

HUT RI KE 81

HUT RI KE 81

Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M

Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M

Ucapan Hari Raya Idul Fitri

Ucapan Hari Raya Idul Fitri

Hari Pers Nasional 2026

Hari Pers Nasional 2026

Hari ibu Nasional

Hari ibu Nasional

Sumpah Pemuda 2025

Sumpah Pemuda 2025

Ucapan Pemkot Cimahi HUT RI Ke - 80

Ucapan Pemkot Cimahi HUT RI Ke - 80

Purwakarta

Purwakarta

HUT KOTA PURWAKARTA

HUT KOTA PURWAKARTA

Tabloid Cerdas Edisi Juli 2025

Tabloid Cerdas Edisi Juli 2025

HUT Kota Cimahi Ke-24

HUT Kota Cimahi Ke-24

HUT KOTA CIMAHI KE-24

HUT KOTA CIMAHI KE-24

BPJS Ucapan HUT Kota Cimahi Ke-24

BPJS Ucapan HUT Kota Cimahi Ke-24

PT.Trisulatek Kota Cimahi

PT.Trisulatek Kota Cimahi

SPBU "KASAM"

SPBU "KASAM"

Kolam Renang Pandiga

Kolam Renang Pandiga

SMA Pasundan 1 Cimahi

SMA Pasundan 1 Cimahi

SMA Pasundan 2 Cimahi

SMA Pasundan 2 Cimahi

SMA Pasundan 3 Cimahi

SMA Pasundan 3 Cimahi

PT.Bintang Warna Mandiri

PT.Bintang Warna Mandiri

PT.CGN Cimahi

PT.CGN Cimahi

PT.Kurnia Warna Abadi

PT.Kurnia Warna Abadi

Borma Toserba Cimahi

Borma Toserba Cimahi

SMK Kesehatan Bhakti Kencana

SMK Kesehatan Bhakti Kencana

SMK Pasundan 1 Cimahi

SMK Pasundan 1 Cimahi

Kecamatan Cimahi Utara

Kecamatan Cimahi Utara

Kecamatan Cimahi Selatan

Kecamatan Cimahi Selatan

Kecamatan Cimahi Tengah

Kecamatan Cimahi Tengah

FIGUR BANGSA

FIGUR BANGSA
Brigjen Pol. Solihin .SIK.MH, CSPHR.

IKLAN


 

Featured Post

Mengaku Dosen UIN Bandung, Anggi Dermawan Pimpin Demo di Dishub hingga Kejati Jabar, Etika Akademisi Disorot

Admin : Tabloid Cerdas News- Oktober 09, 2026 0
Mengaku Dosen UIN Bandung, Anggi Dermawan Pimpin Demo di Dishub hingga Kejati Jabar, Etika Akademisi Disorot
BANDUNG -TABLOID CERDAS- Nama Anggi Dermawan, M.Pd., menjadi perhatian dalam rangkaian aksi demonstrasi yang mempersoalkan pengadaan barang dan jasa di lingk…

Most Popular

Wakil Walikota Bandung Apresiasi KKJN, Dorong Manteos Guyub dan Mandiri

Wakil Walikota Bandung Apresiasi KKJN, Dorong Manteos Guyub dan Mandiri

Oktober 05, 2026
Camat Coblong Ajak KKJN Bersinergi: Nganjang Ka Warga dan Mapay Lembur Petakan Potensi Kampung

Camat Coblong Ajak KKJN Bersinergi: Nganjang Ka Warga dan Mapay Lembur Petakan Potensi Kampung

Oktober 05, 2026
Tel-U Lantik 26 Mahasiswa Kedokteran, Siap Padukan Ilmu Medis dan Teknologi

Tel-U Lantik 26 Mahasiswa Kedokteran, Siap Padukan Ilmu Medis dan Teknologi

Oktober 07, 2026