Wakil Walikota Bandung Apresiasi KKJN, Dorong Manteos Guyub dan Mandiri
BANDUNG -TABLOID CERDAS- Malam Kreasi Seni dalam rangka penganugerahan Manteos Award 2026 menjadi momentum bagi warga Kampung Manteos untuk merayakan karya, dedikasi, dan semangat kebersamaan dalam membangun lingkungan yang guyub, rukun, dan mandiri.
Mengusung tema “Apresiasi untuk Karya, Dedikasi untuk Kampung Manteos yang Guyub, Rukun, Mandiri”, kegiatan tersebut digelar di Lapangan Berling, Kampung Manteos, RW 13, RT 06, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan ini mendapat perhatian khusus dari Wakil Wali Kota Bandung, H. Erwin, S.E., M.Pd., yang menyempatkan diri hadir meskipun kondisi kesehatannya sedang kurang baik. Kehadirannya menjadi bentuk perhatian terhadap kegiatan masyarakat di tingkat lingkungan, sekaligus memberi semangat kepada warga yang terus mengembangkan potensi kampungnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kang Erwin juga menyampaikan apresiasi kepada Kelompok Kerja Jurnalis Nasional (KKJN) atas kontribusinya dalam mendukung Manteos Award. Ia menilai, kegiatan yang berangkat dari lingkungan masyarakat seperti ini memiliki nilai penting karena memberikan ruang bagi warga untuk saling menghargai dan menumbuhkan potensi lokal.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada KKJN yang berkontribusi terhadap Manteos Award. Tadi ada tiga kategori, ya, pemuda kreatif, tokoh yang cinta kepada budaya. Tentunya ini adalah suatu konsep untuk masyarakat dari KKJN,” ujar Erwin saat berbincang dengan wartawan KKJN
Ia berharap KKJN terus mengambil peran dalam kegiatan sosial kemasyarakatan serta menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi publik.
“KKJN ini menjadi organisasi yang khairunnas anfa'uhum linnas, memberikan manfaat kepada masyarakat. Saya mengucapkan terima kasih kepada KKJN untuk terus berbuat kepada masyarakat. Mudah-mudahan KKJN hari ini dan selanjutnya mendapatkan pahala beribu-ribu kali lipat,” tuturnya.
Dengan nada penuh keakraban, Erwin juga menyampaikan doa dan harapan bagi kesejahteraan para pengurus KKJN.
“Pengurus KKJN semua bisa menjadi orang kaya dan selalu berkontribusi memberikan informasi untuk kemaslahatan umat,” katanya.
Pernyataan tersebut menegaskan harapannya agar organisasi kewartawanan tidak hanya menjalankan fungsi penyampaian informasi, tetapi juga hadir melalui kegiatan nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Tiga Kategori Penghargaan untuk Warga Inspiratif
Manteos Award 2026 memberikan penghargaan dalam tiga kategori, yakni Pejuang Lingkungan, Figur Seni Budaya, dan Pemuda Kreatif.
Pada kategori Pejuang Lingkungan, penghargaan diberikan kepada Dadi dan Andi. Keduanya masuk dalam daftar penerima apresiasi atas kontribusi di bidang lingkungan.
Kategori Figur Seni Budaya diberikan kepada Edi Hidayat dan Jaka Suherman, sedangkan kategori Pemuda Kreatif diberikan kepada Saka Gumilang dan Jorghi.
Para penerima penghargaan memperoleh piagam, piala, serta uang kadeudeuh sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi dan dedikasi mereka.
Penghargaan ini tidak semata-mata menjadi seremoni pemberian hadiah. Lebih dari itu, Manteos Award diharapkan dapat menumbuhkan budaya saling menghargai, mendorong kreativitas generasi muda, menjaga lingkungan, serta merawat kesenian dan kebudayaan yang tumbuh di tengah masyarakat.
Dari Kampung, Semangat Guyub dan Mandiri Dibangun
Malam penganugerahan tersebut juga menjadi ruang pertemuan antara warga, pengurus lingkungan, pegiat seni, pemuda, dan unsur pemerintahan.
Hadir dalam kegiatan itu Lurah Dago Jusni Susilowati, Camat Coblong Ratna Rahayu, serta perwakilan perangkat daerah terkait, termasuk Dispora dan Disbudpar. Turut mendukung kegiatan tersebut Ketua RT 06 Siti Ratna dan Ketua RW 13 Ono.
Ketua panitia pelaksana, Deni Junaedi, bersama pemrakarsa Manteos Award, Kurnia, menjadi bagian dari penyelenggaraan kegiatan yang menempatkan warga sebagai pusat apresiasi.
Kehadiran unsur pemerintahan dan masyarakat tersebut memperlihatkan pentingnya kolaborasi dalam menghidupkan kegiatan sosial, seni, budaya, dan kepedulian lingkungan di tingkat kewilayahan.
Dalam konteks pembangunan kota, kemajuan tidak hanya diukur melalui pembangunan fisik atau program berskala besar. Inisiatif warga yang mampu merawat kebersamaan, menggerakkan kreativitas, dan menumbuhkan kemandirian juga menjadi bagian penting dari pembangunan masyarakat.
KKJN dan Semangat Nganjang Ka Warga
Apresiasi Wakil Wali Kota Bandung terhadap KKJN turut memberi perhatian pada semangat kegiatan Nganjang Ka Warga, sebuah program KKJN untuk menggali potensi kewilayahan dan membangun kedekatan dengan masyarakat.
Melalui pendekatan tersebut, kampung tidak hanya dipandang sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai ruang tumbuhnya gagasan, karya, budaya, kepedulian sosial, dan potensi ekonomi masyarakat.
Manteos Award menjadi salah satu contoh bagaimana potensi tersebut dapat diangkat melalui kegiatan yang melibatkan warga secara langsung. Penghargaan kepada pejuang lingkungan, figur seni budaya, dan pemuda kreatif juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengenali sosok-sosok yang selama ini berkontribusi di lingkungannya.
Bagi KKJN, apresiasi yang disampaikan Wakil Wali Kota Bandung menjadi dorongan untuk terus mengembangkan kegiatan yang menghubungkan dunia jurnalistik dengan kebutuhan masyarakat. Peran jurnalis tidak berhenti pada penyampaian berita, tetapi juga dapat diwujudkan melalui penggalian potensi lokal dan penyebarluasan informasi yang mendorong kemajuan bersama.
Pada akhirnya, Manteos Award 2026 membawa pesan sederhana namun bermakna: kampung yang kuat tumbuh dari warganya yang saling menghargai, mau bekerja sama, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan lingkungan.
Dari Lapangan Berling, semangat itu diharapkan terus berlanjut—agar karya mendapatkan tempat, dedikasi memperoleh penghargaan, dan kebersamaan menjadi kekuatan bagi Kampung Manteos untuk tumbuh semakin guyub, rukun, dan mandiri. (***)



Posting Komentar