Perkuat Sinergi Kebencanaan, KKJN Jabar dan BPBD Jabar Audiensi Bersama
BANDUNG -TABLOID CERDAS- Kelompok Kerja Jurnalis Nasional (KKJN) DPD Jawa Barat menggelar audiens berskala strategis dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, Pertemuan yang berlangsung di Kantor BPBD Jabar ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pengelolaan serta penyebarluasan informasi kebencanaan kepada masyarakat. Jumat, 14 Agustus 2026, di Kantor BPBD Provinsi Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta No. 629, Sukapura, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Jawa Barat 40286.
Audiensi ini dihadiri oleh jajaran pengurus KKJN Jabar dan disambut hangat oleh pihak kepemimpinan BPBD Jawa Barat, Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam menyelaraskan pemahaman antara penyedia informasi kebencanaan (pihak regulator/penanggulangan) dengan pihak insan pers yang menyajikannya ke publik.
Pentingnya Edukasi dan Kecepatan Informasi
Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak menekankan bahwa penyebarluasan informasi saat terjadi bencana tidak hanya harus cepat, tetapi juga akurat, valid, dan berperspektif pengurangan risiko bencana (PRB). Informasi yang tepat dinilai mampu mengurangi potensi kepanikan warga sekaligus mempercepat respons penanganan di lapangan.
Ketua Umum KKJN Sri Wahyudi mengatakan, keberadaan wartawan dan media bukan untuk ditakuti oleh pemerintah maupun instansi, tetapi harus dapat menjadi mitra dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Jurnalis bukan orang atau profesi yang harus selalu ditakuti. Jurnalis harus bisa bekerja sama dengan pemerintahan dan instansi, khususnya BPBD yang ada di Jawa Barat,” ujar Sri Wahyudi."
"Sinergi antara BPBD dan jurnalis sangat krusial. Jurnalis adalah garda terdepan dalam menyampaikan edukasi mitigasi sebelum bencana, serta mengabarkan situasi riil saat dan pascabencana secara obyektif," ujarnya
Sementara itu, Ketua DPD KKJN Jawa Barat Heri Krisdianto menyampaikan bahwa audiensi tersebut merupakan langkah awal untuk membangun kemitraan yang lebih erat antara KKJN dengan BPBD Jabar.
Menurut Heri, KKJN memiliki jaringan wartawan yang tersebar mulai dari DPP, DPD hingga DPC di berbagai wilayah Jawa Barat. Jaringan tersebut diharapkan dapat ikut membantu menyampaikan informasi kebencanaan kepada masyarakat secara cepat, akurat dan bertanggung jawab.
“Kami ingin KKJN menjadi mitra BPBD Jabar. Kami siap membantu menginformasikan berbagai kejadian maupun edukasi kebencanaan kepada masyarakat. Kami juga berharap wartawan KKJN dapat diberikan kesempatan mengikuti pelatihan atau edukasi kebencanaan agar memiliki pemahaman yang baik ketika melakukan peliputan di lapangan,” tutur Heri.
Sejumlah anggota KKJN turut memberikan pandangan dalam diskusi. Gunawan Sekertaris KKJN DPC Kabupaten Bandung, menyampaikan pentingnya kolaborasi antara media, pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran terhadap potensi bencana di berbagai daerah.
Sementara Agus Yani,S.Hut Bidang Lingkungan Hidup KKJN DPD Jawa Barat, menyoroti pentingnya kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari upaya pencegahan bencana.
"Menurutnya, kondisi alam dapat menjadi salah satu faktor terjadinya bencana apabila manusia tidak menjaga lingkungan dengan baik. Karena itu, edukasi mengenai lingkungan dan kelestarian alam juga perlu terus disampaikan kepada masyarakat."
Dari pihak BPBD Provinsi Jawa Barat, Hadi Rahmat Hardjasasmita, S.Sos., MM, didampingi Andrie Setiawan, S.I.P. dan Asep Dedi Erwan, memberikan tanggapan serta penjelasan terhadap berbagai hal yang disampaikan jajaran KKJN.
Pihak BPBD Jabar mengapresiasi inisiatif KKJN Jabar dalam mengawal isu-isu kebencanaan di Jawa Barat. Pihak BPBD menyambut terbuka kolaborasi ini, termasuk rencana pertukaran data, kemudahan akses konfirmasi informasi bagi media, hingga potensi pelatihan mitigasi bencana bersama bagi para awak media.
Poin-Poin Kesepakatan Utama:
Akses Informasi Terintegrasi: Mempermudah alur alur komunikasi dan konfirmasi data kebencanaan secara cepat dan terverifikasi.
Penguatan Mitigasi & Edukasi:
Menyusun program publikasi bersama yang berfokus pada edukasi pra-bencana (mitigasi) guna meningkatkan kesiapsiagaan warga Jabar.
Peningkatan Kapasitas Jurnalis:
Membuka ruang bagi pelatihan keselamatan jurnalis (safety journalism) dan pemahaman literasi bencana saat meliput di zona terdampak.
Melalui audiensi ini, KKJN Jabar dan BPBD Jabar berharap dapat membangun ekosistem informasi kebencanaan yang tangguh, responsif, dan tepercaya demi keselamatan masyarakat Jawa Barat.* (Imas)




Posting Komentar