Bupati Jeje Ritchie Ismail SIDAK Sarana Pendidikan Yang Ditargetkan PembangunaNYA tahun 2026 Tepat Sasaran
TABLOID CERDAS NEWS, Kabupaten Bandung Barat, - mulai bergerak memperbaiki wajah pendidikan dari hal yang paling mendasar, yakni menghadirkan ruang belajar yang aman dan layak bagi para siswa. Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat tetap memprioritaskan rehabilitasi sejumlah sekolah dasar yang selama ini mengalami kerusakan.
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, memastikan proses perbaikan akan dimulai pada Juli 2026. Tahap awal mencakup rehabilitasi tiga ruang kelas beserta fasilitas toilet di SD Negeri 1 Cibogo, serta dua ruang kelas di SD Negeri 1 Kayu Ambon, Kecamatan Lembang.
Program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan. Sepanjang tahun 2026, Pemkab Bandung Barat menargetkan pembangunan satu ruang kelas baru serta rehabilitasi 146 ruang kelas yang tersebar di 79 sekolah dasar.
“Perbaikan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah. Kami ingin anak-anak belajar di ruang kelas yang aman, nyaman, dan mendukung proses pendidikan,” ujar Jeje dalam keterangannya, Senin (20/7/2026).Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan tidak hanya bergantung pada kualitas guru dan kurikulum, tetapi juga harus ditopang oleh fasilitas belajar yang memadai. Lingkungan sekolah yang baik diyakini mampu meningkatkan semangat belajar sekaligus memberikan rasa aman bagi peserta didik.
Di SD Negeri 1 Cibogo, rehabilitasi meliputi tiga ruang kelas yang mengalami kerusakan serta pembangunan fasilitas sanitasi (MCK). Sekolah tersebut sebelumnya menjadi perhatian publik setelah dikunjungi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang melihat langsung kondisi bangunan sekolah saat melintas di kawasan tersebut.
Jeje mengatakan, pemerintah daerah juga berencana mengalokasikan tambahan anggaran pada Perubahan APBD 2026 untuk memperbaiki pagar sekolah yang kondisinya sudah cukup memprihatinkan. Menurutnya, keberadaan pagar merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Sementara itu, SD Negeri 1 Kayu Ambon yang dikenal sebagai salah satu sekolah dasar tertua di Bandung Barat juga akan mendapatkan rehabilitasi dua ruang kelas. Perbaikan tersebut diharapkan mampu mengembalikan kenyamanan belajar sekaligus menjaga keberlangsungan sekolah yang memiliki nilai sejarah bagi dunia pendidikan di daerah tersebut.
Meski demikian, Jeje mengakui kebutuhan rehabilitasi sekolah di Bandung Barat masih cukup besar. Banyak ruang kelas yang membutuhkan perbaikan, sementara kemampuan fiskal daerah mengharuskan pengerjaan dilakukan secara bertahap dan berdasarkan skala prioritas.
Melalui program ini, Pemkab Bandung Barat berharap tidak hanya memperbaiki bangunan sekolah, tetapi juga menghadirkan lingkungan belajar yang lebih baik sehingga mampu mendukung tumbuhnya generasi muda yang berkualitas dan siap menghadapi masa depan.(DISKOMINFOSASTIK KBB)



Posting Komentar